ESDM Ajukan Rp 27,37 Triliun dalam RAPBN 2027, Rp 22 Triliun untuk Jargas hingga Listrik Desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mengusulkan RAPBN 2027 sebesar Rp 27,37 triliun dengan alokasi Rp 22 triliun untuk infrastruktur energi seperti jaringan gas (jargas), listrik desa (lisdes), dan bantuan pasang baru listrik (BPBL). Tiga direktorat besar menerima dana terbesar: Ditjen Migas Rp 11,34 triliun untuk jargas dan konverter kit petani; Ditjen Ketenagalistrikan Rp 10,4 triliun untuk lisdes dan BPBL; serta Ditjen EBTKE Rp 1,815 triliun untuk PLTMH dan konversi energi terbarukan. Tujuannya, menyelesaikan akses listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia pada tahun 2029.
Bagikan
Berita terkait
Tok! ESDM-DPR Sepakati Asumsi Lifting Migas Cs untuk RAPBN 2027
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.45
Tok! DPR Setujui Anggaran Kantor Bahlil Rp27,37 T di RAPBN 2027
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.05
Bahlil Usulkan Lifting Minyak Harian di 2027 Tembus 612.500 Barel
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.15
Bahlil Usulkan Anggaran Kementerian ESDM di 2027 Rp27,3 Triliun
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.00