Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

ESDM Sebut Kapasitas Terpasang EBT RI Terus Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kapasitas terpasang energi baru dan terbarukan (EBT) Indonesia mencapai 16,32 gigawatt (GW) per September 2026. Angka ini naik dari 12 GW pada 2021, dengan peningkatan bertahap melalui 13 GW, 13,7 GW, hingga 14,8 GW. Direktur Jenderal EBTKE, Eniya Listiani Dewi, menyatakan bahwa peningkatan ini mencerminkan investasi di sektor EBT yang terus berjalan, meski pertumbuhan investasinya masih dianggap belum optimal.

Saat ini, bauran EBT dalam sistem energi nasional hanya mencapai 17,3 persen pada semester I 2026, dengan target 30 persen pada 2034. Untuk mencapai target ini, pemerintah tengah mempercepat program dan memangkas hambatan regulasi agar investasi EBT lebih menarik. Salah satu fokus utama adalah energi surya, yang kontribusinya masih rendah di 0,51 persen, meski pemerintah telah merencanakan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 GWp. Tahap awal pembangunan PLTS sebesar 5,3 GW perlu segera direalisasikan.

Eniya menekankan bahwa berbagai program dan regulasi telah diluncurkan untuk mempermudah investasi di sektor EBT. Namun, implementasi yang efektif membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar target pengembangan EBT dapat tercapai sesuai rencana.

Berita terkait