Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Buka Lelang PLTS 30 GW Tahap Awal

Pemerintah akan melaksanakan lelang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 30 GW pada 2026 sebagai tahap awal dari total rencana 100 GW yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto. Menteri ESDM Bahlil Lahdalia menyatakan bahwa proyek ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, terutama PLTD yang dianggap mahal dan tidak efisien. Tahap awal 30 GW diproyeksikan dapat mematikan setidaknya 13 GW dari tenaga diesel yang digunakan saat ini.

Dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2035, energi baru terbarukan (EBT) mendapat peran penting dengan porsi 70-75 persen. Proyek PLTS 100 GW diperkirakan dapat menghemat anggaran negara hingga Rp 73,9 triliun per tahun melalui penurunan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik dan pengurangan impor BBM. Presiden juga mendorong konsep kemandirian energi berbasis desa dengan alokasi 1 MW PLTS per desa yang siap menyediakan lahan.

Langkah ini juga mencakup percepatan penghentian PLTD, terutama di daerah terpencil yang saat ini masih bergantung pada kapal untuk mengimpor solar. Dengan sinar matahari yang tersedia hampir sepanjang tahun, penggunaan PLTS dianggap lebih efisien secara ekonomi dibandingkan sistem diesel yang ada.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait