Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

ESET Perkuat Keamanan Siber Perusahaan dengan Platform ESET PROTECT Berbasis AI

Ancaman keamanan siber di Indonesia semakin meningkat, dengan catatan AwanPintar.id® mencatat setidaknya 16 serangan siber setiap detik pada semester I 2026. Tuntutan kepatuhan terhadap regulasi seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) semakin ketat, mendorong perusahaan untuk memperkuat sistem keamanan siber secara terpusat.

ESET merespons tantangan ini dengan memperkuat Platform ESET PROTECT menggunakan teknologi berbasis artificial intelligence (AI). Platform ini menyediakan konsol terpusat untuk pemantauan, deteksi, dan respons terhadap ancaman secara real-time, serta dapat diterapkan melalui cloud atau on-premises. CTO Prosperita Group, Yudhi Kukuh, menekankan bahwa kepatuhan regulasi keamanan data sudah menjadi kebutuhan, bukan pilihan, sehingga visibilitas penuh di seluruh endpoint jaringan perusahaan menjadi penting.

Platform ESET PROTECT dilengkapi dengan berbagai fitur AI seperti ESET LiveGuard Advanced untuk analisis ancaman, ESET AI Advisor sebagai asisten respons insiden, hingga ESET AI Behavioral Monitoring untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan. Selain itu, platform ini menyediakan lebih dari 170 template laporan bawaan dan fleksibilitas deployment on-premises atau cloud. Tersedia dalam lima paket, dari Entry hingga Elite, dengan fitur XDR pada tingkatan Enterprise untuk kebutuhan perusahaan besar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait