Estafet Kepemimpinan Pertamina Foundation Grup: Perkuat Sinergi, Perluas Dampak Sustainability, dan Dukung Transisi Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina Foundation serta Universitas Pertamina (UPER) resmi menandai estafet kepemimpinan melalui Town Hall Meeting 'Continuity, Appreciation & New Leadership'. Acara ini menjadi momentum memperkuat kesinambungan strategis Foundation sebagai penyelenggara UPER serta membangun semangat kolaborasi menuju transisi energi berkelanjutan. Presiden Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menegaskan komitmen peran sebagai enabler transformasi Pertamina Group dengan fokus pada zero incident HSSE, pengembangan teknologi IT, inovasi biofuel, solar panel, dan waste management yang memberikan manfaat nyata bagi bisnis serta masyarakat.
Pencapaian terbaru Foundation meliputi pengembangan 44 Desa Energi Berdikari, pelatihan 6.325 UMKM, penyaluran bantuan modal kepada 840 UMKM melalui program PFpreneur, serta penguatan reforestasi dengan penanaman 4,7 juta bibit pohon (1,9 juta daratan dan 2,8 juta mangrove) di 2.939 hektar lahan. Di bidang pendidikan, Foundation mendukung 6.619 penerima beasiswa di 44-47 kampus dan mengembangkan 36 proyek inovasi energi bersih yang menekan emisi karbon 34.719 kg CO₂ per tahun.
Universitas Pertamina mencatatkan prestasi berupa Akreditasi UNGGUL dari BAN-PT, peringkat Top 4 kampus terbaik nasional untuk SDG's 7 di THE Impact Rankings 2025, serta Silver Medal pada Anugerah Riset SINTA Award DIKTISAINTEK 2025. Dewan Pengawas baru periode 2026 dan Rektor UPER periode 2026-2031 dilantik untuk memperkuat tata kelola, kolaborasi lintas sektor, serta dampak program yang lebih terukur menuju transisi energi dan hilirisasi Pertamina Group.
Bagikan
Berita terkait
Tak Cukup Hanya Memasang Panel Surya
Jaring.id · 26 Agustus 2026 pukul 20.13
Serat Buah Pepaya Berpotensi Jadi Masa Depan Dunia Pengobatan
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.30
Investasi Energi Bersih RI Naik-Turun, ESDM Ungkap Apa yang Terjadi
Detik.com · 8 September 2026 pukul 10.30
Pengamat: Energi Bersih Harus Didukung, Bukan Diadang
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 20.44