FFPM 2026 Digelar, Bahas Infrastruktur-Keamanan Energi Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Forum Fasilitas Produksi Migas (FFPM) 2026 dibuka di InterContinental Bandung dengan tema 'Securing Energy Supply Across Production Facilities and Infrastructure'. Diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI) bekerja sama dengan SKK Migas, forum ini mempertemukan para pemangku kepentingan industri migas untuk membahas penguatan ketahanan energi nasional. FFPM 2026 menjadi wadah bagi pemerintah, kontraktor, dan penyedia jasa untuk berdiskusi mengenai keandalan fasilitas, efisiensi operasional, integrasi rantai pasok, dan optimalisasi infrastruktur penyimpanan energi. Forum ini mendukung upaya peningkatan produksi dan percepatan proyek strategis di tengah dinamika transisi energi global.
Ketua FFPM 2026 Irfan Eka Wardhana menekankan pentingnya menghubungkan sektor hulu dan hilir agar ketahanan energi nasional dapat terjaga. Diskusi dalam forum mencakup pelaksanaan proyek, pengelolaan aset, keamanan pasokan gas domestik, serta keberlanjutan energi. Pembukaan dilakukan oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto yang diwakili, diikuti dengan pidato utama Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman yang menekankan pentingnya ketahanan energi di tengah ketidakpastian geopolitik global. FFPM 2026 juga menjalin kerja sama dengan Octave, Sucofindo, dan Universitas Diponegoro.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (3/9/2026). Hari pertama difokuskan pada dialog strategis dengan tiga sesi panel, sementara hari kedua membahas isu teknis operasional, manajemen proyek, dan keberlanjutan energi. Hari ketiga menyelenggarakan IAFMI Innovation Award, Business Forum, dan seremoni penutupan.
Bagikan
Berita terkait
Perkuat Ketahanan Energi, Brantas Abipraya Bangun Pipa Gas Dusem
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 15.01
ESDM Tunggu Naskah Resmi RUU Migas dari DPR untuk Kaji Pembentukan BUK Migas
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 21.30
Bahlil Ungkap Ada Fasilitas Migas RI Hampir Jadi Korban Karhutla
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.05
Tok! DPR Setujui Anggaran Kantor Bahlil Rp27,37 T di RAPBN 2027
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.05