Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

FOTO: 42 Penerbangan di Ngurah Rai Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada September 2026 menyebabkan 42 penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dibatalkan atau disesuaikan hingga akhir minggu. Debu vulkanik dan partikel abu mengganggu operasional penerbangan, memaksa maskapai untuk menunda atau membatalkan jadwal. Bandara Ngurah Rai menjadi salah satu yang paling terdampak akibat letusan gunung berapi tersebut. Pihak otoritas bandara dan maskapai penerbangan bekerja sama untuk memastikan keamanan penumpang dan awak pesawat. Kondisi cuaca di sekitar gunung pun menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan ini. Pasca-erupsi, tim gempa bumi dan vulkanologi terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau untuk menilai risiko lanjutan. Beberapa penerbangan yang tidak dibatalkan justru dialihkan ke bandara lain seperti Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng atau Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan sambil menghindari area yang terdampak erupsi secara langsung. Masyarakat setempat juga diimbau agar tidak mendekati zona rawan gunung dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah terkait.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait