Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Freeport Pastikan Smelter Gresik Kembali Beroperasi September 2026

Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas memastikan Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur, akan kembali beroperasi pada September 2026. Kepastian ini muncul setelah pasokan konsentrat tembaga dari tambang Freeport di Papua mulai pulih dan dikirim ke fasilitas pengolahan di Manyar. Tony menjelaskan bahwa konsentrat tembaga kini sudah mulai dikirim, namun volume pasokan masih dikumpulkan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan operasional smelter.

Operasional Smelter Gresik sebelumnya terganggu akibat berkurangnya pasokan konsentrat dari tambang PT Freeport Indonesia, yang terjadi setelah insiden di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) di Papua memengaruhi produksi. Meskipun smelter akan kembali beroperasi pada September 2026, Tony mengungkapkan bahwa kapasitas produksi belum langsung maksimal. Pada tahap awal, utilisasi fasilitas diperkirakan masih berada di bawah 30 persen.

Peningkatan kapasitas akan dilakukan secara bertahap hingga smelter dapat beroperasi penuh pada akhir 2027, seiring normalisasi pasokan konsentrat dan optimalisasi proses produksi. Tony menekankan bahwa proses pemulihan ini membutuhkan waktu untuk memastikan operasional dapat berjalan dengan stabil dan efisien.

Berita terkait