Freeport Targetkan Produksi Emas 31 Ton Tahun Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) memproyeksikan produksi emas naik dari sekitar 21 ton pada 2026 (700.000 ounces) menjadi 31 ton pada 2027 (1 juta ounces), didorong pemulihan operasi Grasberg Block Cave (GBC) pasca-insiden longsor September 2025. Pada 2027, produksi tembaga diproyeksikan mencapai 1,3 miliar pound, naik dari 800 juta pound pada 2026. Volume penambangan juga ditargetkan naik dari 124.000 ton bijih per hari pada 2026 (65% kapasitas normal) ke 170.000 ton per hari pada 2027, hampir mencapai kapasitas penuh sebesar 200.000 ton per hari pada 2028.
Pada 2028 dan seterusnya, produksi emas diperkirakan mencapai 39-40 ton (1,3 juta ounces) dengan produksi tembaga 1,6 miliar pound. Pemulihan ini juga memengaruhi operasional smelter Manyar di Gresik, yang kembali mulai beroperasi pada September 2026 dengan produksi katoda tembaga 5.000 ton, dan diperkirakan mencapai 35.000 ton pada Oktober 2026.
Direktur Utama Tony Wenas menekankan bahwa kenaikan produksi sejalan dengan mulai beroperasinya Grasberg Block Caving Production Block 1 pada 2027, serta pemulihan aktivitas tambang pasca-insiden sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.30
Freeport Ramal Produksi Tambang Grasberg Akan Naik, Jadi Segini
Berita terkait
Freeport Targetkan Produksi Emas Capai 700.000 Ons Sampai Akhir 2026
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.30
Video: Dukung Masyarakat Mimika, Freeport Gelontorkan Rp 3 T per Tahun
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.00
Perpanjangan Izin Tambang (IUPK) Freeport Jadi Perhatian Dunia
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.40
Gak Main-Main, Tambang Tembaga RI Ini Jadi Barometer Dunia!
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.00