Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gagal Berunding, Kanada Balas Tarif AS Mulai 8 September 2026

Pasca kegagalan perundingan perdagangan, pemerintah AS menerapkan tarif 50% terhadap sejumlah produk Kanada sejak 22 Agustus 2026, memengaruhi ekspor sebesar US$20 miliar (Rp354 triliun). Produk terdampak meliputi anggur, furnitur, produk susu, semen, pakaian, pancing, dan perlengkapan hoki. Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan ketidakpuasan terhadap perubahan ketentuan yang dianggap tidak adil dan tidak ekonomis, sekaligus menjanjikan tarif balasan mulai 8 September 2026 yang menargetkan sektor baja, produk susu, peralatan pertanian, serta pulp dan kertas. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menuding Kanada enggan menyelesaikan perjanjian meski negosiasi sempat hampir mencapai titik temu. Sementara itu, sejumlah tokoh AS termasuk Senator Susan Collins dan CEO Business Roundtable Joshua Bolten menyoroti risiko kenaikan biaya dan gangguan rantai pasok akibat tarif tersebut. Kegagalan kesepakatan ini memperparah ketegangan hubungan ekonomi kedua negara, terutama setelah tidak perpanjangannya pakta USMCA pada Juli lalu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait