Gaji Besar Bukan Lagi Satu-Satunya Alasan Gen Z Bertahan di Perusahaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gaji tidak lagi menjadi satu-satunya faktor utama bagi generasi Z untuk bertahan di sebuah perusahaan. Menurut survei PwC Global Workforce Hopes and Fears 2025, keamanan kerja dan kompensasi tetap penting, namun faktor-faktor seperti work-life balance, career growth, lingkungan kerja yang sehat, dan makna pekerjaan semakin menjadi pertimbangan utama. Di Indonesia, 49% pekerja merasakan tekanan finansial, sementara 41% mengalami kelelahan kerja, menunjukkan bahwa gaji saja tidak cukup untuk menjaga keterikatan karyawan.
Gen Z cenderung menilai apakah pekerjaan memberikan ruang untuk pengembangan diri, keluarga, dan kesehatan. Survei menunjukkan bahwa 64% pekerja non-manajer di Indonesia memiliki akses ke sumber daya pembelajaran, namun akses ini masih lebih tinggi pada level manajerial. Lingkungan kerja yang mendukung, seperti komunikasi terbuka, psychological safety, dan mobilitas karier yang jelas, juga menjadi faktor kunci dalam keputusan bertahan.
Perusahaan perlu menawarkan total employee experience yang baik, yang mencakup gaji yang adil, lingkungan kerja sehat, career growth, komunikasi terbuka, work-life balance, dan pekerjaan yang bermakna. Survei Deloitte 2026 menunjukkan bahwa tekanan finansial menjadi isu penting bagi Gen Z dan milenial, sehingga perusahaan harus memahami bahwa kebutuhan karyawan tidak bisa disederhanakan menjadi 'Gen Z tidak loyal'. Gaji membuat seseorang datang, tetapi budaya, pertumbuhan, keseimbangan, dan makna pekerjaan yang membuat seseorang memilih untuk bertahan.
Bagikan
Berita terkait
Quiet Quitting: Mengapa Gen Z Memilih Bekerja Secukupnya di Tengah Tekanan Kerja
kumparan · 10 September 2026 pukul 23.00
Prabowo Aman Ketika Gibran 'Diserang', Gen Z Disebut Punya Pandangan Ini
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.15
Dorong Pendalaman Pasar, Sucor Sekuritas Perkuat Literasi ke Gen Z
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.53
Kartu Pokemon Jadi Investasi Alternatif Gen Z, Apa Daya Tariknya?
Detik.com · 29 September 2026 pukul 09.00