Gara-gara Aturan Ini, Negara Berpotensi Kehilangan Rp47,7 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian PPKE FEB Universitas Brawijaya memproyeksikan kebijakan penurunan kadar tar-nikotin dan larangan varian rasa rokok dapat menyebabkan negara kehilangan Rp47,7 triliun dari penerimaan Cukai Hasil Tembakau (CHT). Penurunan kadar nikotin menurunkan CHT sebesar Rp4,48-Rp5,29 triliun (2,10%-2,48%), sementara larangan varian rasa berpotensi menghilangkan Rp9,88-Rp47,71 triliun (4,60%-22,35%). Kebijakan ini juga mengurangi penyerapan tembakau 8.500-53.396 ton, menghilangkan pendapatan petani Rp149,4-Rp725,2 miliar, serta menyerang 105.880-513.940 petani dan 243.900-1.184.600 pekerja. GAPPRI menyatakan PP Nomor 28/2024 tidak berdasar bukti ilmiah dan melampaui kewenangannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.30
Prabowo Klaim Harga Pupuk Turun!
Berita terkait
Danantara, BI, Kemenkeu Bisa Punya Saham BEI di Atas 5 Persen, Ini Syaratnya
kumparan · 17 September 2026 pukul 10.01
Tanpa Regulasi, Bill Gates Peringatkan Risiko AI hanya untuk Orang Kaya
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.42
Dilema Regulasi AI: Ancaman Eksistensial dan Pertaruhan Politik AS
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.15
Kata-kata Apindo untuk Menkeu Baru Suahasil Nazara soal Investasi
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.45