Gatot Nurmantyo Soal Kerusuhan Aceh dan Papua: Seharusnya Tidak Melakukan Operasi Tempur, Tapi...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyarankan pemerintah mengubah pendekatan penanganan konflik di Aceh dan Papua. Ia menolak operasi tempur, menggantinya dengan operasi teritorial fokus pada membangun kepercayaan masyarakat melalui dialog. Gatot menyoroti kerusuhan di Banda Aceh 15 Agustus 2026 sebagai hasil akumulasi kekecewaan lama, termasuk dampak banjir bandang November 2025. Ia menekankan peran kapasitas APBD daerah dan kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) dalam penanganan bencana. Konflik tidak dapat diselesaikan hanya dengan keamanan, melainkan ketimpangan kesejahteraan, kebijakan pusat-daerah, dan rasa keadilan masyarakat harus diperhatikan.
Bagikan
Berita terkait
Penyaluran BBM Subsidi Diperketat, Kuota Turun Tajam
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 06.55
Alih Status PPPK Paruh Waktu jadi P3K Penuh, Banyak Hal jadi Pertimbangan
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 04.14
Ekonomi Lesu, Jumlah Gen Z China yang Nganggur Bertambah
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 04.00
Dari Renovasi RSUD hingga PFII, Ini 10 Langkah Besar RI di 2025
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.55