Gempa Rusak 12 Gudang Bulog di NTT, Stok Beras 37 Ribu Ton Tetap Aman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang pada 12 gudang Perum Bulog, terutama pada bagian dinding seng, pintu, dan struktur bangunan. Meski demikian, Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan stok beras tetap aman karena kondisi penyimpanan yang kering sehingga tidak ada kerusakan kualitas pangan.
Saat ini, stok beras di NTT tersedia sekitar 35 ribu hingga 37 ribu ton, yang dinilai mencukupi untuk kebutuhan masyarakat terdampak. Sebagai langkah mitigasi, Bulog melakukan survei struktur bangunan sebelum perbaikan dan menyiapkan skenario tambahan pasokan dari NTB serta Sulawesi Selatan jika kebutuhan meningkat. Selain itu, cadangan beras sebesar 10 ton telah ditempatkan di berbagai bandara dan pelabuhan untuk mempercepat distribusi bantuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.45
Bulog Ungkap Kondisi Stok Beras Setelah Gempa NTT
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 21.36
Informasi Bencana NTT Belum Maksimal, KPI Dorong TV dan Radio Ambil Peran Terdepan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.48
Tim SAR Evakuasi 7 Korban Luka Berat Gempa dari Manggarai Timur ke Labuan Bajo
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.40
Purbaya dan Menteri Lainnya Siap Melawat ke NTT Setelah Gempa
Berita terkait
Istana: Prabowo sedang Rencanakan Kunjungan ke NTT
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.39
Tinjau Bencana Gempa NTT, Kapolri Sebut Keselamatan Warga Prioritas Utama
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.25
Mendagri Tito Beri Santunan Keluarga Korban Gempa NTT di Ende
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.44
Respons Kapolri Listyo di NTT Bukan Sekadar Pencitraan, tapi Kerja Kemanusiaan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 19.40