Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tanggap Bencana Gempa NTT, Perum Bulog Siagakan 93.782 Ton Beras

Perum Bulog menyiagakan stok beras sebanyak 93.782 ton untuk mendukung penanganan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Stok tersebut terdiri dari 26.336 ton yang tersedia di wilayah NTT dan 67.446 ton dari movement nasional (Movenas) yang akan dimobilisasi dari beberapa wilayah Bulog seperti DKI Jakarta-Banten, Jawa Timur, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat. Kesiagaan ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa.

Berdasarkan data per 22 Agustus 2026, Bulog memproyeksikan kebutuhan beras untuk penanganan bencana di NTT sebesar 46.368 ton. Komponen utama kebutuhan tersebut meliputi 1.890 ton untuk masa tanggap darurat selama 14 hari bagi 150.576 korban jiwa, 18.900 ton untuk antisipasi perpanjangan masa tanggap darurat hingga 10 kali lipat, dan 25.578 ton untuk bantuan pangan tiga bulan bagi 852.631 penerima bantuan pangan (PBP) dengan alokasi 10 kilogram per orang per bulan.

Dengan stok yang disiagakan, Bulog memiliki ruang ketersediaan sekitar 47.414 ton setelah memperhitungkan seluruh kebutuhan proyeksi. Stok nasional Bulog per 22 Agustus 2026 mencapai 5.170.098 ton. Bulog menegaskan siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan distribusi beras berjalan efektif sesuai kebutuhan di lapangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait