Genjot Kerja Sama Ekonomi, Inggris Dukung Indonesia Masuk CPTPP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan UK Trade Commissioner for Asia Pacific Martin Kent di Jakarta pada Selasa, 28 Juli 2026. Pertemuan ini membahas penguatan kemitraan ekonomi Indonesia dan Inggris, termasuk dukungan Inggris terhadap aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Airlangga menegaskan dukungan terhadap implementasi Indonesia-United Kingdom Economic Growth Partnership (EGP) yang ditandatangani pada Januari 2026.
Prioritas Indonesia dalam implementasi EGP mencakup kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia, energi, investasi, dan transisi ke ekonomi berkelanjutan. Airlangga menyatakan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam CPTPP merupakan strategi untuk memperluas akses pasar, memperkuat ketahanan rantai pasok, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Inggris memandang keanggotaan Indonesia akan memperkuat peran CPTPP sebagai perjanjian perdagangan berstandar tinggi dan meningkatkan relevansinya di kawasan Indo-Pasifik.
Airlangga menambahkan hubungan ekonomi Indonesia dan Inggris terus meningkat, dan pemerintah Indonesia siap melanjutkan kerja sama erat melalui implementasi EGP maupun dukungan terhadap aksesi ke CPTPP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 14.48
Kelompok Pengusaha dari Seluruh RI Temui Prabowo di Istana Siang Ini
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.13
Indonesia Shopping Festival 2026 Bidik Transaksi hingga Rp38 T
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 20.17
Istana: Kami Kerja Bukan untuk Survei
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 18.31
Mencari Sebab PHK Masih Terjadi di RI
Berita terkait
Airlangga Beberkan 3 Sinyal Ekonomi RI Makin Solid
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 06.55
Impor RI Naik Tajam, Ini Biang Keroknya
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 05.55
BPS Umumkan Ekspor RI US$25,46 miliar pada Juni 2026, Naik 8,84%
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 11.32
Pemerintah Optimistis Neraca Perdagangan Makin Moncer
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.00