Gerak Cepat Penanganan Penerbangan Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341643/original/074988700_1788670000-ban4.jpg)
Eruptif Gunung Anak Krakatau pada September 2026 menyebabkan penutupan sementara delapan bandara di Indonesia, termasuk Soekarno-Hatta, Halim, dan bandara di Banten serta Lampung. Abu vulkanik menyebar hingga 20.000 kaki, mencakup DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga Bengkulu. Pemerintah menyelenggarakan bandara alternatif seperti Kertajati, Juanda, dan Yogyakarta serta transportasi darat gratis untuk penumpang. Seluruh penerbangan dibatalkan mendapatkan refund 100%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.04
BMKG: Paper Test Abu Vulkanik di Bandara Soetta hingga Halim Sudah Negatif
Detik.com · 7 September 2026 pukul 08.25
Cara Refund dan Reschedule Penerbangan yang Batal Imbas Abu Vulkanik
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 05.57
Efek Erupsi: 1.558 Penerbangan Terdampak, 170 Ribu Penumpang Tertahan
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 12.45
Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas ke Jakarta, Layanan MRT Beroperasi & Pantau Situasi
Berita terkait
5 Bandara Tutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.35
BMKG Ungkap Abu Krakatau Setinggi 50.000 Kaki Mengarah ke Wilayah Ini
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 10.37
Mbah Rono Bicara Soal Abu Vulkanik Erupsi Gunung, Ini Bahayanya
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.20
Bandara Soetta-Husein Siap Beroperasi Lagi Usai Dibuka
Detik.com · 8 September 2026 pukul 07.38