BMKG Ungkap Abu Krakatau Setinggi 50.000 Kaki Mengarah ke Wilayah Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG memantau erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dengan intensitas tinggi, mengidentifikasi dua klaster abu vulkanik. Abu berketinggian 20.000 kaki menyebar ke timur laut (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat), sementara abu 50.000 kaki menyebar ke barat daya (Banten, Lampung, Bengkulu, Samudra Hindia). Pemerintah menerbitkan 50 SIGMET dan NOTAM, menutup sementara Bandara Soekarno-Hatta, Halim, Radin Inten II, dan Budiarto. Pemantauan tsunami di Selat Sunda tidak menunjukkan anomali, dengan probabilitas tsunami di bawah 40 persen. BMKG juga mencatat gangguan geomagnetik dan petir vulkanik di Lampung Selatan dan Serang. Kolaborasi antara BMKG, AirNav Indonesia, dan stakeholder penerbangan memastikan keselamatan operasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 6 September 2026 pukul 10.29
BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Jakarta-Bengkulu, 4 Bandara Ditutup
kumparan · 6 September 2026 pukul 09.25
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Sukabumi, Warga Sebut Lantai Terasa Kasar
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 09.18
4 Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 09.14
33 Penerbangan di Bandara Soetta Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Anak Krakatau Erupsi, Bandara Soetta Ditutup Sementara hingga Pukul 05.30 WIB
Detik.com · 6 September 2026 pukul 03.43
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Bandara Soekarno-Hatta Berjalan Normal
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 20.30
Kemenhub: Operasional bandara normal usai erupsi Gunung Anak Krakatau
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 19.27
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Belum Ganggu Penerbangan
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.25