Gerindra Usul Ambang Batas Parlemen Naik 5 Persen, PSI 'Meriang' Dengernya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Gerindra mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi 5 persen untuk Pemilu 2029. Usulan ini didukung oleh ketua umum partai koalisi pemerintah guna menyederhanakan sistem multipartai agar lebih ideal bagi sistem presidensial dan mencegah instabilitas politik.
Namun, rencana ini memicu polemik karena dinilai menyulitkan partai baru dan partai non-parlemen untuk masuk ke Senayan. Pengamat politik Adi Prayitno menyebut aturan ini bisa menjadi tembok penghalang bagi partai kecil. Bahkan, Partai Nasdem mengusulkan angka yang lebih tinggi, yakni 7 persen, yang dikhawatirkan akan semakin mematikan eksistensi partai kecil jika diterapkan hingga tingkat daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.18
Gerindra Setuju Ambang Batas Parlemen 5%, PAN: Masih Pembahasan Informal
Detik.com · 16 September 2026 pukul 15.54
Sugiono Sebut Gerindra Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.43
DPR Tegaskan Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.24
Dasco Sebut Opsi Ambang Batas Parlemen 5 Persen Belum Final
Berita terkait
Opsi Perubahan Ambang Batas Parlemen RUU Pemilu Menguat di 5 Persen
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.57
Ketum Partai Pemerintah Bertemu, Gerindra Setuju Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 18.45
NasDem soal Usul PT 5% di RUU Pemilu: Kami Tetap 7%, tapi Siap Berdiskusi
kumparan · 16 September 2026 pukul 14.50
Akui Ada Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu, Gerindra Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 13.29