Gibran Digugat, Politisi PSI: Negara Setertib Singapura Dikira Bisa Malsuin Surat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polemik mengenai ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih berlanjut. Politisi PSI, Dian Sandi Utama, menyoroti keraguan pihak luar terhadap dokumen pendidikan Gibran di Singapura. Ia mempertanyakan bagaimana seseorang dapat melanjutkan kuliah apabila status kelulusannya tidak jelas. Dian juga menekankan perlunya pengakuan studi antarnegara sebagai bentuk penghargaan perbedaan sistem pendidikan. Polemik ini muncul dalam perkara PHPU di Mahkamah Konstitusi yang diajukan Denny Indrayana dan sejumlah pihak, yang menuntut Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan. Perkara masih dalam proses pemeriksaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.52
Ijazah Gibran Dipersoalkan di MK, Relawan Sesalkan Parpol Pengusung Main Aman
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 23.53
Kapan Putusan Sela PHPU Syarat Pendidikan Gibran Dibacakan? Denny Indrayana: Kami Masih Menunggu
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 14.24
Guntur PDIP: Jokowi Diminta Menunjukkan Ijazah, Malah Pamer KTA
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 17.16
Gugatan Ijazah Gibran di MK, Projo: Tak Satu pun Argumen Pemohon Jawab Masalah Hukum Acara
Berita terkait
Gugatan Ijazah Gibran Heboh di MK, Akun Instagram Orchid Park Secondary School Diserbu WNI
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.23
Diserang soal Ijazah, Gibran Disarankan Teladani Eks Menterinya Jokowi
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 13.00
Pengamat: Sekelas Orang Nomor 2 Ketika Menghadapi Serangan tapi Tak Ada yang Bela?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 12.40
Gugat Ijazah Gibran, Tujuan Denny Indrayana Bukan untuk Menang, tapi Cuma...
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.35