Gibran jadi Instrumen Elektoral Prabowo, Langkah Jokowi Disebut Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prof. Deni Indrayana menilai keputusan Jokowi menyetujui Gibran sebagai cawapres berisiko bagi demokrasi Indonesia. Menurutnya, Gibran lebih berfungsi sebagai instrumen elektoral bagi Prabowo untuk memperoleh dukungan Jokowi yang masih presiden. Deni mengingatkan Jokowi untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik keluarga. Ia juga menyatakan bahwa pengunduran diri Gibran jika ada masalah legitimasi dapat menjadi langkah negarawan yang menyelamatkan republik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.21
Kata Parpol-parpol soal Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.58
Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran, PKB: Beda Politik Tak Halangi Silaturahmi
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.31
Saat Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran Nonton Atraksi Pesawat
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.08
Cerita di Balik Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran saat HUT ke-81 RI
Berita terkait
Listyo Sigit Sudah Tak Jadi Kapolri, Analis: Tameng Hidup Jokowi Kini Telah Lepas
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 19.03
Gugatan Gibran Lolos di MK, Muncul 4 Alasan Mengapa Prabowo Tetap Diam
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 17.40
Alasan Jabar Jadi Tempat Jokowi Pamerkan KTA PSI, Ada Pesan ke Prabowo: 'Jangan Remehkan Saya, Saya di Kandangmu!'
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 21.21
'Pak Prabowo Nggak Jaga Perasaan Jokowi-Gibran!', Rencana Pertemuan dengan Megawati Jadi Sorotan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 19.50