Gibran jadi Instrumen Elektoral Prabowo, Langkah Jokowi Disebut Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prof. Deni Indrayana menilai keputusan Jokowi menyetujui Gibran sebagai cawapres berisiko bagi demokrasi Indonesia. Menurutnya, Gibran lebih berfungsi sebagai instrumen elektoral bagi Prabowo untuk memperoleh dukungan Jokowi yang masih presiden. Deni mengingatkan Jokowi untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik keluarga. Ia juga menyatakan bahwa pengunduran diri Gibran jika ada masalah legitimasi dapat menjadi langkah negarawan yang menyelamatkan republik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.31
Saat Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran Nonton Atraksi Pesawat
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.08
Cerita di Balik Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran saat HUT ke-81 RI
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.00
Momen Akrab Prabowo, Jokowi, dan Gibran, Istana: Memang 'Bestie'
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.50
Istana soal Prabowo Diapit Jokowi-Gibran: Selama ini Akrab, Bestie
Berita terkait
Diisukan Retak, Gerindra Bilang Gini soal Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.56
Kalkulasi Jokowi: Peluang Gibran Kembali Jadi Cawapres Prabowo Makin Kecil
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.20
Plan B Jokowi Jika Gibran Tak Lagi Jadi Cawapres Prabowo
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.00
Panggung Depan vs Panggung Belakang: Benarkah Prabowo-Jokowi Baik-baik Saja?
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.40