Global Masih Gelap, Bos BI Bicara soal Prospek Ekonomi RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global emerging market pada 2026 menjadi 3,9%, dipengaruhi ketegangan AS-Iran yang meningkatkan inflasi global hingga 4,5% dan memperkuat dolar AS. Hal ini menekan mata uang negara emerging market termasuk Indonesia namun tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi domestik RI. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 sebesar 4,9%-5,7% dan 2027 sebesar 5,2%-6%, didukung stimulus fiskal, investasi Danantara, serta kepercayaan pelaku ekonomi yang tercermin dari IEP dan PMI yang mencatat peningkatan pada Q2-Q3 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.05
Bidik Ekonomi Tumbuh 6%, Pemerintah Patok Rupiah 17.500 per Dolar AS
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.13
Proyeksi BI 2027: Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.06
Purbaya Ungkap Situasi Global Masih Mengerikan, RI Harus Bersiap
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 07.28
Kemendag: Permintaan meningkat dorong kenaikan HPE emas
Berita terkait
Harga Perak Antam 28 Agustus 2026 Naik Rp 350
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.30
Bitcoin Sentuh 80.000 Dolar AS, Investor Diingatkan Tetap Perhatikan Dinamika Pasar
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 15.58
IHSG Tetap Menghijau di Tengah Rencana Demo DPR, Ini Kata Analis
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
IMF Puji Ketahanan Ekonomi Global Atasi Guncangan Energi Iran
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 22.00