GREAT Institute proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI di 5,3-5,6 persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

GREAT Institute memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 5,3-5,6 persen pada 2026. Proyeksi didukung oleh ketahanan permintaan domestik, aktivitas usaha yang berkembang, dan mulai menguatnya investasi. Semester I 2026 ekonomi Indonesia tumbuh kumulatif 5,45 persen, didukung oleh konsumsi pemerintah yang naik 18,62 persen dan konsumsi rumah tangga 5,06 persen tahunan. Namun, konsumsi ritel terkonsentrasi dan Indeks Keyakinan Konsumen turun dari 123,0 ke 116,8. Investasi semester I mencapai Rp1.010,6 triliun dengan pertumbuhan 7,2 persen, sementara kredit investasi naik 23,1 persen dan kredit modal kerja naik 11,6 persen. Tekanan global seperti ketidakpastian kebijakan ekonomi global (68 persen di atas rata-rata 2024) dan risiko geopolitik (55 persen lebih tinggi) tetap menjadi tantangan. GREAT menekankan pergeseran dari spending more ke spending better dengan fokus pada kualitas pengeluaran dan investasi yang lebih berkualitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.45
Lahan 100% Terisi, Investor Mengantre Masuk KEK Kendal-Batang
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 18.00
Video: Bikin Investor Nyaman, Pemprov Janji Izin Dipermudah
Berita terkait
Calon Deputi Gubernur BI nilai kepercayaan merupakan modal pertumbuhan
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 17.29
RI Terjebak Middle Income Trap 33 Tahun, Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Disoroti
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 16.25
BI Ramal Ekonomi RI Bisa Tembus 6% pada 2027, Ini Kunciannya
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.48
Pemerintah Pacu Kebijakan Prioritas untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.22