Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta Normal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341019/original/068621500_1788570883-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_08.13.55.jpeg)
Eruptif Gunung Anak Krakatau terjadi pada Sabtu (5/9/2026) pagi, menyebabkan sebaran abu vulkanik hingga 31,4 km dari Bandar Udara Soekarno-Hatta. Kemenhub menerima laporan melalui ASHTAM Nomor VAWR3739 dan melakukan pemantauan menggunakan paper test VA. Hingga saat itu, tidak terdeteksi abu vulkanik di sekitar bandara. Operasional penerbangan di Bandar Udara Soekarno-Hatta tetap normal, aman, dan lancar. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus memantau dan koordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, pengelola bandar udara, dan maskapai. Maskapai diminta meningkatkan kewaspadaan dan memantau NOTAM serta ASHTAM terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 September 2026 pukul 20.48
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenhub Pastikan Operasional Bandara Soekarno-Hatta berjalan Normal
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 20.10
Erupsi Gunung Anak Krakatau Disertai Dentuman, BNPB Imbau Masyarakat Waspada & Tetap Tenang
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.49
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
JawaPos · 5 September 2026 pukul 18.17
Penjelasan Lengkap PVMBG soal Dentuman Keras di Bandung Bersamaan dengan Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lontarkan Abu 400 Meter
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 18.42
Warga Sesak Nafas Akibat Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.48
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Ke Permukiman Warga di Rajabasa Lampung Selatan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 16.38
Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau catat intensitas tertinggi 2026
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 17.34