Gus Ipul: 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Terlibat Judi Online
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297741/original/065921500_1784104877-IMG_3008.jpeg)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan 1.900 pegawai Kemensos terindikasi terlibat transaksi judi online pada medio 2024-2025, dengan nilai transaksi keluar mencapai Rp8,6 miliar. Data tersebut merupakan laporan dari PPATK dan disampaikan saat arahan pegawai di Gedung Aneka Bakti, Jakarta, Selasa 11/8/2026. Komposisi pegawai terdiri atas 1.800 PPPK, 42 PNS/ASN, dan sisanya PPPK paruh waktu. Sebanyak 97,9 persen dari kelompok PPPK merupakan pegawai yang baru diangkat pada 2025 dari eks tenaga non-ASN, sehingga temuan ini menjadi evaluasi terhadap saringan integritas dalam proses pengangkatan pegawai. Gus Ipul juga menyebut ada pegawai yang bermain judi online pada saat jam kantor.
Kemensos menilai persoalan ini serius karena mengancam kedisiplinan dan integritas pelayanan. Tindak lanjut yang dilakukan antara lain verifikasi data oleh Inspektorat Jenderal Kemensos dan pemanggilan oknum pegawai untuk menentukan langkah pembinaan. Mensos menegaskan pembenahan kedisiplinan internal, menskrining pegawai terindikasi judol, serta mengajak seluruh jajaran tidak melakukan penyimpangan anggaran dan memperkuat komitmen antikorupsi. Ia juga mendorong kenaikan tunjangan kinerja bagi pegawai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 06.30
Sebesar Ini Perputaran Duit Judol Saat Piala Dunia
Berita terkait
Geger! 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judol, 70% Terbukti Main
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 06.55
1.900 PNS dan PPPK Kemensos Terindikasi Judol, Terancam Dipecat!
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.55
1.900 ASN Kemensos Terindikasi Main Judol, Gus Ipul: Kita Akan Tindak
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 12.51
1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, 29 dari Sulsel
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 08.53