Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Hadapi Regulasi Karbon Ketat Eropa, IBC Targetkan Solar PV Beroperasi 2027

Indonesia Battery Corporation (IBC) berencana mengintegrasikan energi terbarukan dalam rantai produksi baterai kendaraan listrik untuk menghadapi regulasi emisi karbon ketat, terutama di pasar Eropa. IBC menargetkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau Solar PV di pabrik baterai Karawang, Jawa Barat, yang dikelola bersama CATL pada tahun 2027.

Selain sektor manufaktur, IBC juga melakukan dekarbonisasi pada sektor pengolahan menengah (midstream) dengan mengganti energi fosil menggunakan gas sebagai solusi transisi. Langkah ini diambil karena efektivitas penurunan emisi mobil listrik akan rendah jika proses produksinya masih bergantung pada energi kotor. Indonesia mengoptimalkan potensi sumber daya alam seperti nikel, aluminium (23% komponen baterai), dan tembaga (18% komponen baterai) untuk menjadi pusat industri baterai ramah lingkungan global.

Berita terkait