Harapan Panen Buyar, Penjual Bendera Teriak Sepi Pembeli di Awal Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menjelang HUT ke-81 RI, penjual bendera dan aksesori kemerdekaan di Jakarta Timur mengeluhkan penjualan sepi. Pedagang musiman Ali di Jalan Bekasi Raya, Jakarta Timur, mengatakan periode akhir Juli hingga awal Agustus biasanya ramai pembeli, tetapi tahun ini belum ada penglaris. Ia mencontohkan calon pembeli menawar bendera backdrop Rp65.000 per meter padahal modal Rp75.000, sehingga pedagang rugi. Ali juga mengungkapkan pernah merugi Rp1,2 juta saat berjualan sebulan pada 2023, meski tahun lalu di Pamulang ia untung Rp2 juta. Pedagang lain, Bodi, di dekat Pasar Mester Jatinegara, menyebut keuntungan terus menurun, berkisar Rp500 ribu hingga Rp2 juta. Ia menilai persaingan dengan penjualan online menjadi salah satu penyebab, karena pembeli meminta harga murah ala online tetapi menginginkan kualitas bagus. Kondisi ini membuat sebagian pedagang bahkan pulang membawa utang karena hasil penjualan tak menutup modal.
Bagikan
Berita terkait
Ribuan UMKM Ikut Pesta Rakyat, Menteri Maman: Momen 17–an Punya Dampak Ekonomi
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 13.05
HUT RI, Ubedilah Badrun Soroti Angka Bunuh Diri karena Faktor Ekonomi Meningkat dan 67 Persen Gen Z Berstatus Pengangguran
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.50
Dominasi Suasana
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 06.11
Hendak Ikut Upacara HUT RI, Pelajar Tewas Terlindas Truk di Jaktim
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.22