HUT RI, Ubedilah Badrun Soroti Angka Bunuh Diri karena Faktor Ekonomi Meningkat dan 67 Persen Gen Z Berstatus Pengangguran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam peringatan HUT RI ke-81, Ubedilah Badrun, dosen sosiologi politik UNJ dan aktivis 1998, menyatakan bahwa kemerdekaan Indonesia belum terwujud secara substantif. Menurutnya, masyarakat masih terpurani oleh tekanan ekonomi, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok yang melebihi pertumbuhan pendapatan. Rata-rata pendapatan pekerja seperti nelayan dan buruh hanya sekitar Rp3 juta, sementara biaya pendidikan dan kesehatan terus mengalami kenaikan yang signifikan.
Ubedilah juga menyoroti tingginya angka pengangguran di kalangan Generasi Z, yang menurutnya mencapai 67 persen dari total penganggur di Indonesia. Ia menilai kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena Gen Z adalah generasi masa depan bangsa. Selain itu, ia menghubungkan tekanan ekonomi dan sosial dengan meningkatnya kasus bunuh diri, yang diklaimnya naik dari sekitar 700 menjadi 1.400 kasus per tahun.
Terkait klaim pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, Ubedilah menegaskan bahwa angka tersebut tidak boleh menjadi satu-satunya indikator untuk menilai kesejahteraan rakyat. Ia menyerukan agar pertumbuhan ekonomi dikaji bersama indikator lain dan didasarkan pada data yang akurat serta metodologi yang transparan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 06.11
Dominasi Suasana
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.51
Pemkot Jakut Prioritaskan Transportasi Publik dan Isu Lingkungan di HUT RI
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.43
Pesan Menko Airlangga di HUT ke-81 RI: Indonesia Berdaya Saing lewat Semangat Gotong Royong
Berita terkait
Ribuan UMKM Ramaikan Perayaan HUT RI ke-81 di Istana
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 17.29
Jelang HUT ke-81 RI, Pedagang Bendera di Jatinegara Ngeluh Sepi Pembeli
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.56
Harapan Panen Buyar, Penjual Bendera Teriak Sepi Pembeli di Awal Agustus
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.07
Pramono Anung Minta ASN Terkait Layanan Publik tidak WFH Hari Ini
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.53