Harga Bawang Merah Mulai Turun, Tapi Tak Merata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9300340/original/041793800_1784347501-aceh4.jpg)
Harga bawang merah nasional turun signifikan sebesar 10,64% pada minggu kedua Agustus 2026 menjadi Rp 37.714 per kg dari sebelumnya Rp 42.000 per kg, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Penurunan ini membuat harga berada di bawah batas acuan pemerintah (HAP) sebesar Rp 41.500 per kg. Meskipun tren nasional menurun, disparitas harga antar daerah masih tinggi, terutama di Indonesia timur, dengan beberapa wilayah mencatat harga jauh lebih tinggi, seperti Kabupaten Waropen mencapai Rp 83.500 per kg dan Kabupaten Deiyai Rp 83.333 per kg.
Selain bawang merah, BPS juga mencatat harga telur ayam ras turun tipis 0,09% menjadi Rp 29.273 per kg, di bawah HAP Rp 30.000 per kg, namun 38,89% kabupaten/kota masih mengalami kenaikan. Harga minyak goreng secara umum turun 0,06% dengan rata-rata nasional Rp 20.216 per liter, tetapi 87 kabupaten/kota masih mencatat kenaikan. BPS menekankan pentingnya memperhatikan tantangan distribusi, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.
Bagikan
Berita terkait
BI Sebut Inflasi September 2026 Masih Terjaga
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 11.02
Inflasi September Tembus 3,28%, Dompet Warga RI Aman?
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 10.05
Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.56
BPS Catat Harga Beras Naik Imbas El Nino di September
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.07