Harga CPO Anjlok 2,10% ke MYR 4.672/Ton, Batu Bara dan Timah Menguat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga CPO (crude palm oil) turun 2,10 persen menjadi MYR 4.672 per ton pada penutupan perdagangan Jumat (25/9), mencapai level terendah enam minggu terakhir. Penurunan ini dipengaruhi oleh penguatan ringgit Malaysia dan pelemahan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade. Selain itu, meningkatnya persediaan CPO di Malaysia dan permintaan yang lesu dari India sebagai pembeli minyak nabati terbesar dunia semakin menekan harga. Sementara itu, harga batu bara menguat 0,17 persen ke USD 143,75 per ton, meski masih di bawah puncak tiga bulan sebelumnya sebesar USD 149 pada 7 September. Pemerintah China memerintahkan penambang lokal untuk mempertahankan produksi setelah harga lokal mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun. Di sisi lain, harga nikel melemah 1,04 persen ke USD 16.329 per ton di London Metal Exchange, sementara harga timah menguat 0,63 persen ke USD 54.348 per ton.
Bagikan
Berita terkait
Harga Batu Bara & CPO Kompak Turun, Nikel dan Timah Naik
kumparan · 22 September 2026 pukul 10.58
Harga Komoditas: CPO Naik 1,39 Persen, Nikel Turun 1,36 Persen
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 08.29
Harga Komoditas Hari Ini: CPO, Batu Bara, Nikel dan Timah Kompak Menguat
kumparan · 25 September 2026 pukul 08.45
Harga Batu Bara Melesat ke USD 144 per Ton, Nikel Jadi USD 16.632
kumparan · 23 September 2026 pukul 10.00