Harga Emas Bergejolak, Trader Ritel Diimbau Waspadai Risiko Pasar Derivatif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga emas spot mengalami fluktuasi tajam, dari penurunan lebih dari 5 persen dalam sebulan hingga lonjak ke US$4.184,8 per troy ons akhir September 2026. Seminar edukasi trading Labur Nusantara 2026 di Jakarta menjadi forum utama diskusi, hadir dengan pakar teknikal pasar keuangan dan pialang berjangka resmi seperti PT Invetra Teknologi Berjangka. CEO Invetra, Jufri Ramadhan Sinurat, menekankan pentingnya manajemen risiko dan literasi finansial bagi trader ritel yang tidak mengerti risiko derivatif. Bappebti mencatat 1.046 domain situs web pialang ilegal yang menawarkan investasi bodong, memperparah risiko di Pasar Derivatif Komoditi. Maka, publik diajak verifikasi legalitas pialang sebelum investasi dan selalu tetap waspada terhadap produk dengan risiko tinggi.
Bagikan
Berita terkait
Kacau! Penambang Ilegal Keruk Emas Hingga Rp200 M di Sangihe Sulut
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 16.05
Merdeka Gold (EMAS) Pinjamin Anak Usaha Duit Rp6,5 T, Dipakai Buat Ini
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 13.55
Temuan Harta Karun Emas Super Raksasa di Kedalaman 3 Km
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.45
Cek Daftar Harga Emas 24 Karat 1 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.20