Harga Emas Dunia Jatuh 6,6% pada September, Ini Pemicunya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)
Harga emas dunia mengalami penurunan bulanan sebesar 6,6% pada September. Pada perdagangan Rabu, harga emas spot turun 0,7% menjadi US$ 4.152,86 per ons. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan harga energi akibat kebuntuan perundingan AS-Iran, yang meningkatkan kekhawatiran inflasi berkepanjangan dan potensi kebijakan moneter yang lebih ketat.
Kondisi pasar dipengaruhi oleh data indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang menunjukkan kenaikan 0,3% pada Agustus. Meskipun data inflasi lebih rendah dari perkiraan sempat menurunkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober menjadi 39%, peluang kenaikan pada Desember tetap tinggi mencapai 90%. Suku bunga tinggi membuat aset berbunga lebih menarik dibandingkan emas, sementara penguatan dolar AS secara bulanan membuat harga emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
Bagikan
Berita terkait
Harga Emas Dunia Turun 1,8% Tertekan Lonjakan Harga Minyak dan Inflasi AS
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Perhiasan 9 September 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 13.45
Harga Emas Antam Turun Kamis 27 Agustus 2026, Cek Rinciannya
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 09.00
Harga Emas Dunia Tembus Level Tertinggi dalam 2 Bulan, Inflasi AS Redakan Spekulasi
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.15