Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Emas Dunia Tembus Level Tertinggi dalam 2 Bulan, Inflasi AS Redakan Spekulasi

Harga emas dunia naik pada perdagangan Rabu dan mencapai level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan dolar AS setelah data inflasi Amerika Serikat bulan Juli sesuai ekspektasi, memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September mendatang.

Emas spot naik 1% menjadi US$ 4.409,35 per ounce, menembus rata-rata pergerakan 100 hari di US$ 4.387,28. Harga sempat menyentuh posisi tertinggi sejak 5 Juni 2026. Kontrak berjangka emas AS juga menguat 0,6% menjadi US$ 4.466,80 per ounce. Inflasi konsumen AS naik tipis 0,1% secara bulanan, sesuai perkiraan, mengurangi alasan The Fed untuk menaikkan suku bunga. Probabilitas kenaikan suku bunga turun menjadi 40% dari 46% sebelumnya.

Fokus investor beralih ke rilis Indeks Harga Produsen AS pada Kamis, yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut. Di sisi lain, ketegangan geopolitik di Timur Tengah, dengan serangan terhadap kapal pelayaran, berpotensi mendorong harga minyak naik dan memicu inflasi baru, yang bisa menekan harga emas. Namun, untuk saat ini, pasar masih didukung oleh data inflasi yang sesuai ekspektasi dan pelemahan dolar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait