Harga-harga Makin Mahal? Ini Cara Hemat Tanpa Mengorbankan Kenyamanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga pangan dan biaya transportasi terus naik, membebani masyarakat dari berbagai tingkat penghasilan. Dampaknya dirasakan berbeda: masyarakat berpenghasilan rendah harus mengurangi kualitas makanan atau mencari alternatif lebih murah, kelompok kelas menengah rentan dalam jangka panjang karena biaya transportasi tinggi tanpa subsidi, dan kalangan atas menghadapi kenaikan biaya operasional bisnis serta penurunan daya beli konsumen.
Para perencana keuangan menyarankan cara hemat tanpa mengorbankan kenyamanan. Tips utama meliputi hidup sesuai kemampuan tanpa membandingkan diri dengan orang lain, membeli makanan bergizi dengan harga terjangkau melalui warung atau memasak sendiri, serta mengurangi pengeluaran kecil harian seperti kopi kekinian yang bisa menggerus anggaran.
Selain itu, disarankan menggunakan transportasi umum, berjalan kaki untuk jarak pendek, atau bersepeda untuk menghemat biaya. Pengelolaan keuangan juga penting, seperti mengalokasikan dana untuk kebutuhan wajib sejak gaji diterima, menggunakan rekening terpisah, dan menjaga pengeluaran sehari-hari termasuk makan dan transportasi di kisaran 55 persen dari total pengeluaran bulanan jika perlu dengan memangkas pos pengeluaran lain.
Bagikan
Berita terkait
Unik, Lomba Tarik Bus Meriahkan HUT 81 RI di Terminal Kalideres Jakbar
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 21.43
Naik 15%, Penumpang Whoosh Tembus 23 Ribu per Hari di Libur Panjang HUT RI
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 18.00
JRP Serahkan Santunan Untuk Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.02
Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.47