Impor KRL Bekas Jepang, KCI Pakai Anggaran Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KAI Commuter akan mengimpor 23 trainset KRL bekas dari Jepang untuk operasional KRL Jabodetabek. Pengadaan ini didanai menggunakan pendanaan sendiri dari induk usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan kocek KAI Commuter, tanpa melibatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) atau dana dari Danantara. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin sebelumnya mengusulkan impor ini kepada Komisi VI DPR dan disetujui. Dari 23 trainset, 7 unit akan memiliki formasi 12 kereta (SF12) dan 16 unit dengan formasi 8 kereta (SF8). Pengiriman trainset diproyeksikan akan dilakukan secara bertahap mulai akhir 2026. Kebutuhan tambahan armada ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan KRL Jabodetabek, yang tumbuh 11,3% pada semester I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Saat ini, pembahasan terkait biaya impor masih berlangsung dengan pihak operator KRL di Jepang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 15.36
Danantara bertemu Menhub bahas rencana impor KRL bekas dari Jepang
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 17.18
Penumpang KRL Cekcok Usai Bersenggolan di Eskalator Stasiun Bekasi, KAI Mediasi
Berita terkait
Impor KRL Bekas Jepang Dimulai Akhir 2026
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.00
Desakan Anker: Pintu Impor KRL Bekas Jepang Kembali Dibuka
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 10.59
Desakan Angker: Pintu Impor KRL Bekas Jepang Kembali Dibuka
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 08.41
Heboh Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Mau Diboyong RI, KCI Buka Suara
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 19.30