Harga Minyak Anjlok Setelah Ekspor Arab Saudi Pulih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4477889/original/005926300_1687477254-panoramic-shot-oil-rigs-sea-with-beautiful-sunset.jpg)
Harga minyak dunia anjlok kuat pada perdagangan Selasa, 29 September 2026, setelah Arab Saudi berhasil memulihkan ekspor minyak mentah dari pelabuhan-pelabuhan di Laut Merah. Kontrak berjangka minyak Brent turun 2,6% dan berakhir di US$102,59 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) merosot 3,5% ke US$89,38 per barel. Penurunan ini terjadi seiring pulihnya operasional di terminal Yanbu dan Muajjiz, yang sebelumnya terganggu akibat serangan drone pada jalur pipa utama awal bulan ini. Data Kpler menunjukkan 12,5 juta barel minyak dimuat ke sembilan kapal tanker di Yanbu antara Sabtu dan Senin. Arab Saudi juga berhasil memulihkan aliran minyak melalui jalur pipa Timur-Barat hingga mencapai sekitar 3,5 juta barel per hari, meskipun masih di bawah kapasitas maksimal 7 juta barel per hari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 11.18
Tekanan Timur Tengah Makin Panas, Harga Minyak Dunia Naik Lagi ke USD105 per Barel
JawaPos · 29 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Dunia Menguat Selasa Ini, Tertekan Konflik AS-Iran dan Ketegangan Selat Hormuz
Berita terkait
Pasokan Teluk Meningkat, Harga Minyak Dunia Jatuh di Bawah USD100 per Barel
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 13.41
Melonjak 80 Persen, Ekspor Minyak Arab Saudi Capai Level Tertinggi Sejak Perang
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 17.40
Harga Minyak Dunia Melunak ke US$105,85 per Barel Hari Ini
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 10.18
Harga Minyak Dunia Turun ke US$103,06 usai Ekspor Arab Saudi Pulih
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 10.29