Harga Minyak Menguat Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah menguat pada perdagangan Senin (28/9/2026) setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal damai Iran yang bertujuan membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri konflik di Timur Tengah. Menurut Reuters, harga minyak Brent naik US$1,82 atau 1,74% menjadi US$106,14 per barel, sementara WTI AS menguat US$1,14 atau 1,23% menjadi US$93,55 per barel. Proposal Iran disampaikan melalui mediator Qatar di Sidang Umum PBB di New York, namun Trump menolaknya. Meski demikian, Trump menyatakan masih membuka peluang untuk melanjutkan perundingan minggu ini. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan penyelesaian hanya melalui diplomasi, dengan syarat tertentu untuk pembukaan Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Naik Lebih dari 1%, Trump Tolak Proposal Iran Soal Selat Hormuz
kumparan · 27 September 2026 pukul 00.23
Trump Tolak Proposal Gencatan Senjata Iran untuk Buka Selat Hormuz
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.01
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Langsung Terbang
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 21.30
Ditolak Trump, Iran Masih Tunggu Jawaban AS Soal Hormuz
Berita terkait
Presiden Iran Balas Pidato Trump di PBB: Kami Tak Akan Bertekuk Lutut
Detik.com · 23 September 2026 pukul 23.58
Harga Minyak Dunia Naik Jelang Trump dan Presiden Iran Bertemu di PBB
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.08
Trump Pastikan Peran Selat Hormuz akan Berkurang
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 10.15
Iran Cemooh Usulan Trump Ganti Nama Selat Hormuz Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.39