Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Mentah RI Turun Jadi US$ 81,68/Barel

Pemerintah menetapkan Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) pada Juli 2026 sebesar US$ 81,68 per barel, turun US$ 1,77 dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan pemulihan arus pasokan minyak global. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 319.K/MG.03/MEM.M/2026. ICP turun dari US$ 83,45/barel pada Juni 2026. Beberapa indikator harga minyak juga mengalami penurunan, termasuk Brent (ICE) turun US$ 0,46/barel menjadi US$ 83,97/barel, WTI (Nymex) turun US$ 2,57/barel menjadi US$ 79,22/barel, Dated Brent turun US$ 2,06/barel menjadi US$ 83,41/barel, dan Basket OPEC turun US$ 7,00/barel menjadi US$ 82,74/barel. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa dinamika pasar minyak dipengaruhi oleh faktor geopolitik, pasokan, dan permintaan global. Pemulihan lalu lintas di Selat Hormuz dan gencatan senjata antara AS dan Iran juga berkontribusi pada penurunan harga. Menurut data IEA, pasokan minyak dunia mencapai 98,8 juta barel per hari pada Juni 2026, didorong pemulihan lalu lintas di Selat Hormuz sebesar 4,1 juta barel per hari. Namun, ketidakpastian masih ada terkait potensi eskalasi militer terbatas dan fluktuasi persediaan minyak AS. Pemerintah akan terus memantau pasar global untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan energi nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait