Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Tembus USD 100, BBM Nonsubsidi 1 Oktober 2026 Naik atau Turun?

Harga minyak mentah dunia kembali melewati USD 100 per barel menjelang penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang dilakukan pemerintah setiap awal bulan, termasuk pada 1 Oktober 2026. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa harga BBM nonsubsidi akan mengikuti perkembangan harga pasar, namun tidak memberikan konfirmasi apakah harga akan naik atau turun pada Oktober mendatang. "Yang nonsubsidi kan sudah kembali seperti biasa, harga pasar ya," ujarnya. Untuk BBM bersubsidi seperti solar, Pertalite, dan minyak tanah, pemerintah menjamin tidak ada kenaikan hingga akhir 2026. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung juga mendukung kebijakan ini, menekankan bahwa hanya BBM nonsubsidi yang akan disesuaikan dengan kondisi pasar.

Sementara itu, terkait harga LPG, Laode menyatakan tidak ada kebijakan khusus yang akan diterapkan, sehingga harga LPG subsidi akan tetap tidak berubah. Pemerintah juga masih membahas kebijakan diskon harga gas bumi untuk industri yang berlaku hingga akhir 2026, dengan rencana untuk meninjungkannya hingga Desember 2026 sambil memantau dinamika global, termasuk geopolitik dan konflik yang memengaruhi tekanan harga energi. "Kita masih bicara sampai Desember 2026, belum membahas sambil memperhatikan dinamika global," imbuhnya. Pemerintah berharap agar konflik global mereda sehingga tekanan harga energi dapat berkurang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait