Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Tinggi, ESDM Genjot Eksplorasi di Dalam Negeri Mulai 2027

Harga minyak dunia yang masih tinggi mendorong Pemerintah Indonesia untuk mempercepat eksplorasi dan eksploitasi minyak di dalam negeri mulai 2027. Wakil Menteri ESDM Diah Arifin (disebut sebagai Yuliot Tanjung dalam artikel) menyatakan bahwa sejumlah lapangan minyak di dalam negeri sudah diproyeksikan dapat memproduksi antara 2.500 hingga 3.000 barel per hari. Dengan langkah ini, pemerintah berupaya mencapai target lifting sebesar 1 juta barel per hari. Untuk mendukung hal ini, pemerintah akan memberikan kemudahan kepada badan usaha agar eksplorasi dan produksi dapat berjalan lebih cepat.

Pemerintah juga memastikan bahwa harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite, tidak akan dinaikkan hingga akhir tahun 2025. Namun, harga BBM non-subsidi akan disesuaikan dengan fluktuasi harga pasar. Pada 29 September 2025, harga minyak dunia masih mengalami kenaikan akibat ketidakpastian geopolitik, termasuk sengketa AS-Iran dan gangguan pasokan di Selat Hormuz yang mempengaruhi operasi pipa minyak Arab Saudi.

Menurut data Bloomberg, harga minyak Brent untuk kontrak November 2025 naik 0,9 persen menjadi USD 106,22 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 1 persen menjadi USD 93,51 per barel. Arab Saudi berhasil memulihkan sekitar setengah aliran pipa minyak di rute Timur-Barat, yang sebelumnya terhenti akibat serangan drone. Aliran minyak menuju Laut Merah melalui Selat Hormuz kini mencapai setidaknya 3,5 juta barel per hari.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait