Harga Pangan Global Naik ke Level Tertinggi dalam 3,5 Tahun, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3317424/original/028829400_1607329507-mehrad-vosoughi-SsKf1L6rWJk-unsplash.jpg)
Harga pangan global mencapai level tertinggi dalam 3,5 tahun pada Juli 2026, dengan Indeks Harga Pangan FAO naik 0,6% dari bulan sebelumnya menjadi 131,1 poin, tertinggi sejak Januari 2023. Kenaikan ini didorong oleh gangguan rantai pasok akibat risiko geopolitik dan kondisi cuaca yang semakin panas dan kering. Indeks Harga Sereal naik 3,4% secara bulanan dan 6,9% secara tahunan, sementara Indeks Harga Minyak Nabati mencapai level tertinggi sejak Juni 2022 dengan kenaikan 3,7%. Indeks Harga Gula juga naik 5,6% dari bulan sebelumnya. Meskipun kenaikan terbaru tercatat, harga pangan global masih 18,2% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada Maret 2022.
Bagikan
Berita terkait
Harga Pangan 22 September 2026: Cabai Rawit Hijau Turun, Beras Super Naik
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 12.20
Harga Pangan Hari Ini: Beras dan Gula Kompak Turun
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 10.40
Harga Pangan Hari Ini: Beras Kualitas Super I Sentuh Rp 17.700 per Kg
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 12.15
Top 3: Beras, Gula, dan Minyak Terpantau Merangkak Naik
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 06.30