Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Pertamax Bakal Disesuaikan, Ini Bocoran ESDM

Kementerian ESDM sedang meninjau kembali harga Pertamax berbasis Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Pertamina ditambah margin keuntungan. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan penetapan harga akan memperhitungkan rata-rata harga minyak mentah dunia secara berkala; jika tren rata-rata turun, Pertamina akan menyesuaikan harga ke bawah. Langkah ini merespons fluktuasi harga minyak global akibat ketegangan geopolitik.

Pada perdagangan 28 Juli 2026, harga minyak dunia merosot tajam. Brent turun 4,8% ke US$ 84,09 per barel dan WTI anjlok 4% ke US$ 79,26 per barel. Koreksi terjadi setelah Iran membahas keamanan Selat Hormuz dengan Arab Saudi dan Oman, serta jeda sementara konflik AS-Iran yang menurunkan risiko gangguan pasokan.

Commonwealth Bank of Australia menilai penurunan mencerminkan meredanya kekhawatiran eskalasi langsung. Namun Goldman Sachs memperingatkan risiko pasokan tetap tinggi: Brent diperkirakan bisa turun ke US$ 80 per barel akhir tahun jika Selat Hormuz dibuka penuh, namun gangguan di Laut Merah dan ancaman terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi tetap berpotensi mendorong harga naik kembali.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait