Harga Saham Meroket Ratusan Persen, BEI Pelototi Dua Emiten Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas dua emiten, PT Citra Buana Prasida Tbk. (CBPE) dan PT Karya Pacific Energy Tbk. (IATA), mulai Kamis, 6 Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut. BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal, namun perlu dilakukan pemantauan lebih lanjut terhadap pola transaksi saham tersebut.
Saham CBPE mengalami kenaikan yang signifikan, naik 18,81% ke harga Rp600 per saham pada sejam awal perdagangan. Dalam satu bulan terakhir, saham ini naik 108,33%, dan year to date (YTD) naik 94,81%. Di sisi lain, saham IATA juga menunjukkan volatilitas tinggi, naik 5,13% di level Rp111 pada sejam pertama perdagangan. Dalam periode bulanan, IATA naik 73,44%, meskipun YTD mengalami penurunan sebesar 33,93%.
BEI menyarankan para investor untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasi emiten, mengkaji kembali rencana corporate action, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum membuat keputusan investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 14.54
IHSG Menguat 2,78% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.27
Danantara Disebut Mau Beli Saham Bursa
Berita terkait
Sebulan Naik Nyaris 90%, BEI Pantau Ketat Saham Inter-Delta (INTD)
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 10.35
BEI Pantau Ketat JAWA, Ada Apa?
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 14.05
BEI Pantau Ketat 2 Saham Ini, Salah Satunya Tembus ARA
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 19.54
Pasca Dipantau BEI, Bos KETR Borong 48 Juta Saham di Bawah Harga Pasar
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.55