Harga Telur Ayam Naik, Ini Respons Mendag Budi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9338550/original/059615000_1788333418-photo_6107243809457508649_w.jpg)
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan kenaikan harga telur ayam ke Rp 26.000/kg justru merupakan koreksi harga yang sehat untuk peternak. Ia menegaskan harga tersebut masih di bawah harga acuan pemerintah Rp 36.000/kg, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Sebelumnya, harga telur turun ke Rp 22.000-23.000/kg, yang merugikan peternak karena berada di bawah biaya produksi. Pemerintah menggunakan harga acuan sebagai patokan utama, bukan Harga Eceran Tertinggi (HET), untuk menjaga keseimbangan antara produsen dan konsumen. Budi berharap ekosistem harga tetap seimbang tanpa fenomena 'harga banting'.
Bagikan
Berita terkait
Mendag Was-Was Nasib Peternak Ayam, Tak Bisa Bertahan Efek Masalah Ini
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.05
Peternak Merapat! Bapanas Kasih Kabar, SPHP Jagung Bakal Ditambah
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.25
Peternak Ayam Demo, Ini Janji Mentan soal Pakan Murah hingga Serapan Telur
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.22
Merek hingga Karya Jadi Aset, Menperin Dorong IKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.32