Heboh 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Yusril: Info Ukraina Jangan Ditelan Mentah-Mentah!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Delapan Warga Negara Indonesia (WNI) diduga direkrut oleh angkatan bersenjata Federasi Rusia menjadi sorotan publik. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa pemerintah mas masih melakukan proses verifikasi lintas kementerian terkait kasus ini. Ia menegaskan bahwa informasi awal berasal dari pihak Ukraina yang sedang berperang dengan Rusia, sehingga belum dapat dipercaya sepenuhnya tanpa verifikasi silang.
Yusril menekankan pentingnya tidak gegabah mengambil kesimpulan mengingat konteks geopolitik yang kompleks. Klaim dari satu pihak yang sedang konflik, katanya, tidak bisa dijadikan kebenaran mutlak. Pemerintah Indonesia akan menempuh langkah-langkah verifikasi yang melibatkan koordinasi intelijen antara Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Imigrasi, serta mendengarkan keterangan resmi dari pihak Rusia.
Selain itu, pihak berwenang juga berupaya mencari keberadaan dan mendengarkan langsung keterangan dari delapan WNI yang bersangkutan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 7 September 2026 pukul 16.00
Dua Orang Tewas dan Tujuh Terluka Akibat Serangan Drone Ukraina ke Rusia
Berita terkait
8 WNI Disebut Gabung Tentara Rusia, Yusril: Pemerintah Masih Verifikasi
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 10.50
Kemlu Verifikasi Informasi Intelijen Ukraina Soal 8 WNI jadi Tentara Rusia di Garda Depan
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.16
Menlu Dalami Informasi 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia
Detik.com · 4 September 2026 pukul 22.41
BIN Dalami Informasi soal 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.54