8 WNI Disebut Gabung Tentara Rusia, Yusril: Pemerintah Masih Verifikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia sedang memverifikasi klaim Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU) mengenai delapan WNI yang diduga direkrut untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa informasi tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh, termasuk identitas, status kewarganegaraan, proses perekrutan, dan bentuk keterlibatan masing-masing WNI. Pemerintah menegaskan tidak akan mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta terkumpul.
Yusril menjelaskan bahwa pihak Ukraina telah menyampaikan informasi tersebut, namun pihak Indonesia perlu memastikan siapa diri para WNI, bagaimana proses rekrutmen, apa yang ditawarkan, dan apakah benar-benar masuk ke dinas militer Rusia. Jika klaim terbukti benar, pemerintah akan menilik isu ini dari dua perspektif: pertama, perlindungan terhadap WNI yang berpotensi menjadi korban penipuan atau eksploitasi.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan juga menyampaikan bahwa informasi ini tidak mewakili kebijakan pemerintah Indonesia, dan pihaknya tidak akan memberikan dukungan terhadap pergabungan WNI dengan pasukan militer asing yang terlibat konflik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.16
Kemlu Verifikasi Informasi Intelijen Ukraina Soal 8 WNI jadi Tentara Rusia di Garda Depan
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 06.05
Nasib Kewarganegaraan 8 WNI Setelah Gabung Tentara Rusia
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.53
Daftar Nama 8 WNI yang Direkrut Jadi Tentara Rusia Versi Intel Ukraina
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.45
Daftar 8 WNI Diduga Gabung Tentara Rusia untuk Perang Lawan Ukraina, Kemlu Masih Lakukan Verifikasi
Berita terkait
Menhan Sebut Tak Ada Laporan 8 WNI Jadi Tentara Rusia
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 15.27
Pemerintah Masih Verifikasi 8 WNI Diduga Direkrut Tentara Rusia
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.08
Kemlu Bakal Cek Klaim Ukraina Soal WNI Kena Tipu jadi Tentara 'Murah' Rusia
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 00.30
Bukan Rusia Sendiri, Ada Negara Ketiga yang 'Tipu' WNI jadi Tentara Perang
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.08