Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IBCWE Sarankan Program Inklusif untuk Perempuan Pakai Social Mapping

Executive Director IBCWE Wita Krisanti menyatakan banyak program pemberdayaan perempuan tidak efektif karena penyelenggara gagal memahami kondisi dan kebutuhan nyata peserta. Pernyataan ini disampaikan dalam panel diskusi Designing Community Investment for Social Impact di Bangun Bangsa Conference 2026, Jakarta, Kamis (6/8). Ia menekankan bahwa keberhasilan program investasi sosial tidak cukup diukur dari keterlibatan perempuan sebagai peserta, melainkan dari apakah perempuan benar-benar menjadi penerima manfaat yang memperoleh akses dan kesempatan berkembang. Krisanti mencontohkan program pelatihan yang digelar pada jam ketika perempuan masih sibuk mengurus pekerjaan domestik seperti menyiapkan sarapan, mencuci baju, dan bersih-bersih. Ia juga menyoroti hambatan berupa lokasi kegiatan yang sulit dijangkau, tidak tersedianya dukungan transportasi, serta tanggung jawab pengasuhan anak kecil yang membuat perempuan kesulitan mengikuti program. Ia menyarankan penyelenggara melakukan social mapping terlebih dahulu agar program benar-benar menyasar kelompok rentan yang belum punya akses.

Berita terkait