IFG Bongkar Progres Konsolidasi BUMN Asuransi, Klaster Syariah Mulai Dieksekusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia Financial Group (IFG) mengumumkan bahwa proses konsolidasi dan streamlining perusahaan asuransi serta penjaminan BUMN masih berlangsung. Khususnya untuk klaster asuransi umum syariah dan penjaminan syariah, proses ini telah mencapai tahap transaksi. Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S Adji, menyatakan bahwa konsolidasi ini merupakan bagian dari amanah Pemerintah dan Danantara Indonesia untuk memperkuat struktur, kapasitas, dan daya saing industri keuangan nasional. IFG masih melibatkan konsultan independen untuk melakukan kajian menyeluruh terkait dasar bisnis, regulasi, tata kelola, dan manajemen risiko.
Proses konsolidasi mencakup penentuan entitas, skema transaksi, tahapan implementasi, hingga pemenuhan aspek regulasi, tata kelola, dan manajemen risiko. IFG juga melakukan due diligence untuk memastikan kesiapan setiap proses sebelum dilaksanakan. Untuk klaster syariah, konsolidasi dilakukan melalui pemisahan dan pengalihan portofolio unit usaha syariah ke perusahaan syariah sesuai skema transaksi dan ketentuan regulator.
Tujuan utama konsolidasi bukan hanya menyederhanakan jumlah entitas, tetapi juga membentuk perusahaan dengan skala ekonomi dan kapasitas bisnis yang lebih kuat. Denny menekankan bahwa melalui konsolidasi ini, IFG bertujuan menghadirkan entitas yang lebih kompetitif dan mampu memberikan layanan optimal kepada nasabah dengan tetap mendukung tata kelola dan manajemen risiko yang kuat.
Bagikan
Berita terkait
IFG Synergy Day 2026 Hidupkan Budaya, Perkuat Kolaborasi dan Ciptakan Nilai Bersama
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 21.04
Gandeng Pandawara Group, AASI Gelar Sharia Community Responsibility 2026
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 23.38
Tak Cuma Asuransi Konvensional, Danantara Bidik Merger BUMN Asuransi Syariah
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 18.00
Produksi Dalam Negeri Terbatas, RI Buka Kembali Opsi Impor KRL Jepang
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 14.35