IHSG Anjlok 1,29%! Babak Belur Dihajar Harga Minyak dan Obligasi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,29% atau 86,30 poin ke level 6.591,90 pada perdagangan Kamis (10/9/2026), sempat dibuka kuat hingga 6.712,50 sebelum akhirnya ditekan jual hingga 6.585,56. Tekanan jual didorong oleh lonjakan harga minyak dan kenaikan imbal hasil obligasi AS, dengan harga Brent mencapai US$101 per barel. Aktivitas perdagangan cukup tinggi dengan volume 41,24 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,76 triliun. Dari 963 saham yang diperdagangkan, 541 melemah, 159 menguat, dan 263 stagnan. Sektor energi paling terdampak anjlok 2,21%, diikuti kesehatan (-1,69%), industri (-1,53%), bahan baku (-1,22%), dan finansial (-1,18%).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.02
IHSG Melemah ke 6.670 Akibat Kenaikan Harga Minyak Global dan Tensi Geopolitik
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.48
IHSG Melemah 0,12% ke Level 6.678, Sebanyak 317 Saham Berakhir Turun
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 16.32
IHSG Ambruk 1,33% ke 6.589, 516 Saham Berguguran
Detik.com · 10 September 2026 pukul 09.17
IHSG Menguat Pagi Ini, Tembus 6.700
Berita terkait
IHSG Koreksi 0,14% di Sesi 1, Tekanan Jual Dominan
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 12.48
IHSG Dibuka Menguat 0,15% Dekati Level 6.700
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Menguat 0,22% Tembus Level Psikologis 6.700
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.05
IHSG Ditutup Lesu, Turun 0,12% di Sesi 1
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.40