IHSG Anjlok, Astronacci Sebut Ada Potensi Rebound di Oktober
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG mengalami tekanan sepanjang September 2026, sesuai dengan analisis Eye of Future dari Astronacci International. Indeks sempat mencapai level gap atas 6.705 pada 9 September sebelum melemah sekitar 7,83% hingga menyentuh level gap bawah 6.186 pada 28 September. Pada penutupan perdagangan 28 September, IHSG berada di level 6.147,86, turun 1,51% atau 94,03 poin.
Founder Astronacci, Gema Goeyardi, mengimbau investor agar tidak panik saat pasar melemah dan justru memanfaatkan momentum market crash sebagai peluang. Gema tetap optimis terhadap ekonomi Indonesia dan memprediksi potensi rebound IHSG pada pekan pertama Oktober 2026. Jika kenaikan terjadi, sektor perbankan dan energi menjadi rekomendasi utama untuk dicermati.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 06.15
IHSG Berpeluang Bangkit di Tengah Potensi Koreksi Hari Ini
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 16.33
IHSG Merosot 1,02 Persen ke 6.009 Awali Oktober
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 12.10
IHSG Sesi 1 Turun 0,83% Nyaris ke 5.000-an, Ini 5 Saham Terbanyak Ditransaksikan
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.19
Simak 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini
Berita terkait
Bos Bursa Buka-bukaan Dampak Batas Saham Gocap Dihapus ke IHSG
Detik.com · 29 September 2026 pukul 09.57
IHSG Turun 1%, Dekati Level 6.000
Detik.com · 29 September 2026 pukul 09.19
IHSG Masih Terancam Ambruk, Waspadai Level 6.070
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.37
IHSG Diprediksi Melemah, Penerapan Saham Rp 1 Masih Jadi Perhatian
kumparan · 29 September 2026 pukul 07.00